Di Zaman ini cara hidup berburu dan mengumpulkan makanan perlahan-lahan mulai ditinggalkan. seiring dengan itu, masyarakat mulai memelihara hewan-hewan tertentu (pastoralisme). Sebagian kecil penduduk yang tinggal di tepi pantai mulai memproduksi garam dan mencari ikan.  

Kegiatan bercocok tanam ini dilakukan dengan cara menebang dan membakar pohon-pohon dan belukar (slash and burn) sehingga terciptalah ladang-ladang yang memberikan hasil-hasil pertanian, meskipun masih bersifat sementara. Tanaman apa sih yang di kembangkan? Mereka mengembangkan tanaman seperti keladi, pisang, kelapa, salak, rmbutan , sukun dan duku. Sedangkan untuk hewan mereka memelihara jenis hewan seperti anjing, ayam, kerbau dan babi. 

Manusia purba dizaman ini sudah mulai menetap (sedenter). Perkampungan-perkampungan mulai dibangun terdiri atas tempat tinggal sederhana dimana didiami secara berkelompok oleh beberapa keluarga. Bangunannya terbuat dari kayu atau bambu. 

Kegiatan sosial seperti gotong royong telah menjadi corak kehidupan masyarakat. Menebang hutan, membakar semak belukar, menabur benih, memetik hasil, membuat gerabah, kegiatan tukar menukar, berburu dan menamkap ikan dilakukan secara gotong-royong.

Hasil - hasil Budaya di zaman ini dengan ditemukannya alat-alat yang digunakan manusia purba diantaranya : 
  • Beliung Persegi
  • Kapak Lonjong
  • alat-alat obsedian
  • mata panah
  • gerabah
  • alat pemukul dari kulit kayu
  • perhiasan 
Di zaman ini sudah mengenal kepercayaan 
yaitu Animisme dan Dinamisme